SOSIALISASI PENGELOLAAN BANK SAMPAH BERSAMA DLH KABUPATEN LUMAJANG

2 min read

Sampah merupakan konsekuensi dari adanya kegiatan manusia yang begitu beragam. Setiap kegiatan manusia pasti menghasilkan sampah yang jumlah dan volumenya berbanding lurus dengan tingkat konsumsi barang yang digunakan sehari-hari, serta jenis sampah juga sangat tergantung dari material yang dikonsumsi. Sehingga pengelolaan sampah merupakan permasalahan yang sangat krusial. Sampah akan terkait dengan masalah-masalah lain seperti masalah kultural, sosial, pendidikan, lingkungan dan masalah lainnya. Permasalahan sampah ini jika tidak ditangani dengan serius akan menjadi bom waktu.

Permasalahan utama di dalam pengelolaan sampah di Indonesia adalah rendahnya akses terhadap layanan pengelolaan sampah. Kondisi ini disebabkan oleh lima faktor, antara lain :

  1. Masih belum memadainya perangkat peraturan yang mendukung pengelolaan sampah
  2. Penanganan sampah belum optimal
  3. Minimnya pengelola layanan persampahan yang kredibel dan profesional
  4. Belum optimalnya sistem perencanaan pengelolaan sampah
  5. Terbatasnya pendanaan untuk mendukung keseluruhan aspek pengelolaan sampah (BAPPENAS, 2010).

Warga MA Plus Keterampilan Al Hikmah Pasrujambe dalam mengelola sampah masih bertumpu pada unsur penimbunan sampah kemudian dilakukan pembuangan/pemusnahan dengan dibakar atau dibuang, atau pada pendekatan akhir (end-of-pipe), yaitu sampah dikumpulkan, diangkut dan dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah. Pengelolaan sampah dengan sistem end-of-pipe ini dapat menimbulkan masalah baru ditempat lain, karena kapasitas TPA sudah tidak mampu lagi menampung jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat. Sistem ini juga menyebabkan masyarakat menjadi resisten terhadap TPA, karena dianggap menimbulkan polusi dan merugikan.

foto saat sosialisasi

Sabtu, 23 Oktober 2021 Anggota OSIM dan DA MA Plus Keterampilan Al Hikmah Pasrujambe mengadakan Sosialisasi Pengelolaan Bank Sampah di Aula MA Plus Keterampilan Al Hikmah Pasrujambe pukul 11.30 Wib setelah selesai acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peringatan hari Santri Nasional. Dengan Pembicara Bapak Danar Indrakusuma Sukoco dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran warga MA Plus Keterampilan Al Hikmah Pasrujambe terhadap pengelolaan sampah. Paradigma atau pandangan yang menganggap sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, harus dibuang dan belum memberi nilai sebagai sumber daya yang perlu dimanfaatkan perlu diubah dan diluruskan. Setiap orang harus diberikan pemahaman dan penyadaran tentang pengelolaan sampah yang benar, sehingga akan terbentuk karakter pola hidup bersih dan sehat.

Salah satu upaya pengelolaan sampah yang perlu dikembangkan adalah dengan melibatkan peran serta Warga MA Plus Keterampilan Al Hikmah Pasrujambe baik Siswa, guru, beserta Karyawan untuk bersama-sama mengelola sampah secara mandiri dan produktif. Sistem ini menekankan kemandirian yaitu dengan membiasakan warga MA Plus Keterampilan Al Hikmah Pasrujambe untuk memilah sampah. Kegiatan pemilahan sampah ini harus dilakukan sedini mungkin. Metode ini merupakan metode yang paling efektif untuk mendapatkan jenis sampah tertentu yang tidak terkontaminasi oleh jenis-jenis sampah jenis lainnya, sehingga memudahkan untuk proses daur ulang. Pokok kegiatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri dan produktif adalah adanya perubahan perilaku dalam menangani sampah, penyediaan teknologi tepat guna dan menjaga keberlanjutan program pengelolaan sampah. Mendaur ulang semua sampah dan mengembalikannya ke alam adalah suatu alternatif yang sangat menjanjikan, baik bagi terwujudnya lingkungan yang bebas dari sampah maupun bagi peningkatan perekonomian. Daur ulang sampah juga akan mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam, dan dapat meminimalisasi jumlah sampah yang ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *